Stadion Olimpiade Ataturk, Terbesar di Turki

0
1699
Foto Source: haberturk

Stadion Olimpiade Ataturk adalah stadion dengan kapasitas terbesar di Turki yang bisa menampung hingga 75.145 penonton. Stadion yang berlokasi di distrik Ikitell, berjarak 30 kilometer dari pusat kota Istanbul ini dibangun sejak tahun 1999. Ketika itu Turki menghabiskan uang sebesar 100 juta Dollar AS untuk membangun stadion ini. Turki menggunakan jasa arsitek Michel Macary dan Aymeric Zublena. Pembangunan stadion ini memakan 584 hektar lahan di daerah Ikitell ini.

Turki membangunnya untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2008 tetapi tuan rumah justru jatuh kepada Beijing, Cina. Nama stadion ini diambil dari pendiri negara modern Turki, Mustafa Kemal Ataturk. Stadion ini memiliki 36 suites yang merupakan area privat dengan perlengakapan modern dan membuat stadion ini salah satu stadion ternyaman di dunia.

Di situs resminya, stadion ini menyebut ada 14 pintu masuk ke dalam stadion ini dan memiliki kapasitas parkir hingga 18.900 mobil, di mana 400 mobil bisa diparkir di dalam ruangan, 2.500 untuk mobil VIP dan 16 ribu lainnya di luar ruangan. Stadion ini juga menyiapkan ruang khusus bagi para wartawan yang mampu menampung hingga 669 jurnalis. Sementara untuk fasilitas atlet, stadion ini memiliki dua raung ganti yang dilengkapi jacuzzi serta sebuah ruang pemanasan seluas 253,3 meter persegi.

Stadion ini menjadi markas utama tim nasional Turki. Stadion yang mendapat label bintang lima ini pernah menjadi lokasi final Liga Champions tahun 2005 yang menghasilkan Liverpool menjadi juara setelah pertandingan dramatis. Pada pertandingan tersebut, AC Milan sempat unggul 3-0 di babak pertama. Tetapi Liverpool kemudian menyamakan kedudukan 3-3 dan menang di babak adu penalti. Bagi pendukung Liverpool, momen tersebut disebut sebagai keajaiban Istanbul.

Setelah 15 tahun, stadion ini akan kembali dipercaya menggelar babak final Liga Champions tahun 2020 mendatang. Stadion ini mengalahkan Estadio da Luz di Lisbon sebagai tuan rumah. Estadio Da Luz sendiri diberikan kesempatan menjadi tuan rumah Piala Super Eropa tahun 2020.

Stadion ini pertama kali dibuka pada pertandingan persahabatan antara Galatasaray melawan Olympiakos tanggal 31 Juli 2002. Stadion ini pernah dipakai oleh berbagai klub Turki sebagai kandang mereka

Tahun 2006, klub Istanbul Basaksehir membuat stadion ini menjadi kandang mereka. Tetapi pada musim 2014, klub tersebut kembali pindah ke stadion lama mereka, Stadion Fatih Terim. Sebelumnya pada musim 2003-2004, Galatasaray memakai stadion ini sebagai kandang mereka ketika stadion mereka Ali Sami Yen direnovasi.

Demikian juga Besiktas sempat menggunakan stadion ini sebagai kandang saat stadion mereka Vodafone Arena dibangun kembali. Klub Turki lainnya, Sivasspor juga pernah memainkan beberapa pertandingan kandang mereka di stadion ini ketika cuaca buruk melanda stadion mereka.

Turki juga pernah mempersiapkan stadion ini untuk menjadi tuan rumah Euro tahun 2016. Untuk memenuhi persyaratan, stadion ini sempat direncanakan untuk dikembangkan hingga berkapasitas 90 ribu tempat duduk dan membuatnya menjadi stadion terbesar dengan seluruh kursi penonton. Tetapi Turki kembali gagal menjadi tuan rumah karena UEFA menunjuk Perancis sebagai tuan rumah penyelenggara Euro 2016.

Turki tidak menyerah. Turki lantas mengajukan lagi untuk menjadi tuan rumah Euro 2024. Mereka merencanakan mengembakan stadion ini hingga berkapasitas 92.208 tempat duduk dan memiliki 191 suites yang akan membuat stadion ini sangat mewah. Pengembangan ini dilakukan oleh arsitek asal Manchester, Inggris, yakni AFL Architects. Tetapi Turki kembali gagal menjadi tuan rumah karena UEFA menunjuk Jerman sebagai tuan rumah. Tetapi Turki tetap melanjutkan renovasi tersebut karena saat ini mereka tengah menyiapkan diri menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2030.

Rekor terbesar penonton di stadion ini justru terjadi saat pertandingan persahabatan di pembukaan stadion ini. Ketika itu pertandingan Galatasaray dan Olympiakos itu disaksikan 79.414 penonton. Jumlah penonton terbesar kedua terjadi pada 22 September 2013 ketika Besiktas menjamu Galatasaray. Sradion ini juga pernah mengadakan konser sekali yakni grup band rock asal Irlandia U2. Konser yang merupakan bagian dari tur mereka itu disaksikan sekitar 54.278 penonton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here