Sempat Handball, Alexander-Arnold Takut Intervensi VAR

0
838
LIVERPOOL, ENGLAND - NOVEMBER 10: Trent Alexander-Arnold of Liverpool during the Premier League match between Liverpool FC and Manchester City at Anfield on November 10, 2019 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Chloe Knott - Danehouse/Getty Images)

Trent Alexander-Arnold mengakui bahwa dia takut intervensi VAR karena handball sebelum gol pembuka Liverpool dalam kemenangan 3-1 atas Manchester City di Anfield.

Para pemain dan manajer City, Pep Guardiola dibuat menggila ketika wasit Michael Oliver tidak memberikan penalti kepada timnya dan tidak ada intervensi VAR setelah Alexander-Arnold terlihat melakukan handball di daerah penalti.

Fabinho membawa Liverpool unggul pada menit ke-6 dan gol-gol dari Mohamed Salah dan Sadio Mane membuat keunggulan tuan rumah semakim jauh dari City, yang mendapat gol hiburan melalui Bernardo Silva.

Ditanya oleh Sky Sports apakah dia takut dengan situasi handball, Alexander-Arnold menjawab: “Jelas ya, Anda tahu ada VAR, saya pikir itu mengenai (lengan) saya, tapi saya pikir itu mengenai (lengan) Bernardo Silva terlebih dahulu.

“Itu salah satu yang harus Anda hadapi, kita menyerang ke ujung yang lain dan menghukum mereka. Mereka mengeluh tetapi Anda harus terus bermain.”

Hasil gambar untuk Handball Alexander-Arnold VAR

Kemenangan Liverpool membuat mereka menuju jeda internasional dengan kunggulan delapan poin di puncak klasemen, dan unggul sembilan poin dari City.

The Reds memperoleh 97 poin musim lalu dan masih gagal merebut gelar dari City dan Alexander-Arnold mengatakan Liverpool membutuhkan konsistensi untuk meraih hasil yang lebih baik.

“Kami dalam performa yang bagus, kami masih belum terkalahkan. Di kandang, kami memiliki keunggulan dengan para penggemar sehingga setiap kali kami berada di sini kami ingin mengambil tiga poin yang kami rasa harus kami lakukan,” tambahnya.

“Kami mengambil banyak poin musim lalu untuk mendapatkan 97 poin dan itu tidak cukup dan kami tahu kami harus melakukan sesuatu yang serupa kali ini.”

Akhir pertandingan menjadi sangat menegangkan bagi Liverpool karena City mendominasi laga tetapi Alexander-Arnold mengatakan bahwa itu yang diharapkan dalam permainan sebesar ini.

“Itu selalu menjadi pertandingan yang penuh semangat,” katanya. “Itu hanya tentang keinginan, karena kedua tim ingin menang.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here