Selebrasi Gol Ikonik di Piala Dunia

0
55
Foto Source: punditarena

Setiap penyelenggaraan Piala Dunia berlangsung, selalu terdapat momen-momen istimewa, ikonik dan everlasting. Salah satu momen ikonik yang kerap lahir dari Piala Dunia adalah selebrasi gol yang dirayakan oleh para pemain. Mencetak gol di ajang sepakbola tertinggi di dunia tersebut memang istimewa, sehingga selalu ada perasaan emosional ketika melakukannya. Berikut adalah beberapa selebrasi gol ikonik yang lahir dari Piala Dunia:

  1. Marco Tardelli di Piala Dunia 1982

Selebrasi penuh emosional dilakukan Tardelli setelah mencetak gol ke gawang Jerman Barat pada final Piala Dunia 1982. Ia berlari sambil mengenggam kedua tangannya sembari berteriak dan hampir menangis. Selebrasi ini ikonik karena menunjukkan betapa emosionalnya para pencetak gol di Piala Dunia, apalagi di babak final. Selebrasi itu kemudian dikenal dengan sebutan selebrasi ‘teriakan Tardelli’.

  • Roger Milla di Piala Dunia 1990

Striker Kamerun ini fenomenal di penyelenggaraan yang berlangsung di Italia ini. Ia melakukan selebrasi menari di sudut lapangan pada pertandingan melawan Rumania dan Kolombia. Tarian khas Milla itu pun dilakukannya empat tahun berikutnya di Piala Dunia 1994 yang menjadikannya pencetak gol tertua di sejarah Piala Dunia. Tarian itu kemudian menjadi salah satu materi dalam iklan Coca Cola untuk Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

  • Bebeto di Piala Dunia 1994

Striker Brazil yang bernama lengkap Jose Roberto Gama de Oliveira ini adalah pemain pertama yang melakukan selebrasi dengan gaya menimang bayi. Ia melakukannya pertama kali di Piala Dunia 1994 yang diselenggarakan di Amerika Serikat. Ketika itu ia mencetak gol ke gawang Belanda. Ia melakukan selebrasi itu sebagai bentuk dedikasinya untuk putra ketiganya yang saat itu baru saja lahir, Mattheus Oliveira. Bebeto mengungkapkan bahwa, “Ketika saya membuat selebrasi itu mungkin artinya Mattheur dibaptis oleh Tuhan”. Kini selebrasi tersebut kerap dipakai para pesepakbola yang baru dikaruniai bayi.

  • Finidi George di Piala Dunia 1994

Pemain Nigeria ini mencetak gol lob ke gawang Yunani dari jarak 25 yards. George lantas melakukan selebrasi dengan gaya anjing yang berjalan dan mengangkat kaki kanannya seperti anjing sedang buang air kecil. Selebrasi anjing buang air kecil ini kemudian diikuti oleh Dries Mertens saat Napoli mengalahkan AS Roma pada tahun 2017 dengan skor 2-1.

  • Brian Laudrup di Piala Dunia 1998

Pemain Denmark ini punya cerita unik di balik selebrasinya. Pada pertandingan melawan Brazil, Laudrup mencetak gol, lalu berlari ke sudut lapangan dan setengah telentang dengan gaya santai sikunya menopang kepala. Ia mengatakan selebrasi itu sebagai respon atas anaknya yang mengatakan selebrasi Laudrup sangat membosankan ketika mencetak gol. Ia lantas melakukan selebrasi ikonik itu di gol yang ternyata menjadi gol terakhinya untuk Denmark.

  • Julius Aghahowa di Piala Dunia 2002

Aghahowa menjadi pencetak gol satu-satunya untuk tim nasional Nigeria di Piala Dunia yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang ini. Aghahowa melakukannya lewat sundulan saat Nigeria kalah 1-2 dari Swedia. Aghahowa lantas melakukan salto sebanyak tujuh kali berbalik. Mungkin hanya sedikit pemain yang bisa melakukan sebanyak itu, diantaranya Obafemi Martins, rekan Aghahowa di Nigeria.

  • Robbie Keane di Piala Dunia 2002

Sebelum penyelenggaraan Piala Dunia ini, Keane sebelumnya sudah terkenal dengan selebrasi golnya yang bergaya cartwheel. Pada pertandingan melawan Arab Saudi ia mencetak gol melalui tendangan voli lantas ia melakukan selebrasinya seperti gerakan Robin Hood yang menari dan mengambil busur panah untuk diarahkan ke kamera.

  • Bouba Diop di Piala Dunia 2002

Diop mencetak gol untuk negaranya, Senegal, saat mengalahkan juara bertahan Perancis. Setelah mencetak gol, ia berlari ke pojok bersama rekan-rekannya. Ia melepas bajunya dan meletaknya di rumput kemudian bersama temang-temannya mengelilingi baju tersebut sambil menari dan berdansa. Kini selebrasi ini tidak bisa dilakukan karena pemain yang melepas bajunya saat melakukan selebrasi akan mendapat kartu kuning dari wasit.

  • Siphiwe Tshabalala di Piala Dunia 2010

Tshabalala mencetak gol pembuka di Piala Dunia 2010 yang dilaksanakan di negaranya sendiri, Afrika Selatan. Setelah mencetak gol ke gawang Meksiko, ia berlari ke sudut lapangan, dan bersama empat rekan lainnya, mereka memperagakan gaya tarian khas Afrika Selatan, Macarena.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here