Sejarah Coppa Italia – Dominasi Klub Besar Italia

0
846
Foto Source: thelaziali

Coppa Italia adalah kompetisi sepakbola tahunan di Italia yang diadakan sejak tahun 1922 dan dimenangkan pertama oleh Vado Ligure. Penyelenggaraan pertama ini hanya diikuti oleh klub-klub “semenjana” karena klub-klub besar membentuk liga mereka sendiri. Sempat terhenti setelah perhelatan pertama, kompetisi kedua dijadwalkan dan berlangsung musim 1926-1927 tetapi dibatalkan sejak babak 32 besar. Edisi ketiga baru diadakan musim 1935-1936, dan mulai sejak itulah kompetisi ini secara konsisten diadakan setiap musim. Tetapi akibat Perang Dunia ke-II (1939-1945), Coppa Italia sempat terhenti sejak tahun 1943 hingga 1958. Sejak musim 1998-1999 hingga 2017-2018 Coppa Italia dinamai Piala TIM, mengacu pada sponsor utama kompetisi ini.

Coppa Italia berformat sistem gugur dimana undian dilakukan untuk menentukan klub-klub yang bertanding. Undian telah dilaksanakan sejak awal musim. Setiap pertandingan dimainkan dalam satu leg, kecuali untuk semifinal menggunakan format kandang-tandang. Jika dua klub yang bertanding bermain imbang, perpanjangan waktu 2 kali 15 menit dilaksanakan. Adu penalti diadakan ketika kedua klub masih bermain imbang.

Ada dua fase dalam Coppa Italia. Fase pertama berlangsung dalam empat putaran. Putaran pertama dimulai pada bulan Agustus dengan mempertemukan 36 klub dari Serie C dan Serie D. Para pemenang di putaran pertama akan bertemu dengan 22 klub di Serie B di putaran kedua. Selanjutnya di putaran ketiga klub-klub tersisa akan bertemu 12 klub berperingkat terendah dari Serie A berdasarkan posisi di musim sebelumnya. Di putaran keempat, 16 klub tersisa bersaing untuk lolos ke fase kedua.

Fase kedua dimulai dari babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final. Delapan klub tersisa dari fase pertama bertemu dengan 8 klub Serie A lainnya. Seluruh klub akan bertanding dengan lawannya hingga dua klub terakhir bertemu di putaran terakhir atau babak final yang biasanya diadakan di Stadio Olimpico, Roma.

Hingga saat ini ada 71 edisi Coppa Italia yang sudah dilaksanakan. Dari 71 edisi tersebut, klub-klub papan atas Italia memuncaki perolehan gelar juara. Dari 16 klub yang sudah pernah merasakan gelar juara Coppa Italia, 13 di antaranya adalah klub-klub Serie A saat ini. Tercatat hanya Vado Ligure, Venezia, dan Vicenza, klub di luar Serie A yang pernah merasakan juara, masing-masing pada tahun 1922, 1941, dan 1997. Hal ini berarti menunjukkan klub-klub kecil sulit bersaing di kompetisi ini. Format kompetisi yang menguntungkan bagi klub-klub Serie A menjadi penghambat bagi klub-klub lain berbicara banyak di kompetisi ini.

Juventus menjadi klub tersukses kompetisi ini dengan jumlah gelar sebanyak 13 kali. Juventus menjadi klub pertama yang pernah menjuarai Coppa Italia selama empat musim beruntun pada 2015 hingga 2018. Berikutnya klub ibukota AS Roma telah menjuarai kompetisi ini 9 kali. Juventus dan AS Roma juga menjadi dua klub yang tersering lolos hingga babak final, yakni 18 dan 17 kali. Klub juara bertahan berhak mengenakan coccarda, sebuah simbol lingkaran yang biasanya ada di pesawat militer. Klub juara secara otomatis lolos ke fase grup Liga Europa dan berhak bertanding melawan juara Serie-A di Supercoppa Italian pada musim berikutnya.

Inter Milan dan Lazio menjadi klub terbanyak di urutan ketiga daftar perolehan juara dengan masing-masing 7 gelar. Inter meraihnya terakhir kali pada 2011 silam sementara Lazio menjadi juara Coppa Italia tahun 2019 dan menjadi juara bertahan saat ini. Di urutan keempat ada Torino, AC Milan, dan Napoli dengan 5 gelar juara. Urutan berikutnya ditempati oleh Sampdoria, Parma dan Bologna dengan jumlah 4, 3, dan 2 gelar juara. Ada dua klub lain yang pernah menjuarai Coppa Italia sekali, yakni Atalanta Bergamo pada tahun 1963 dan Genoa pada tahun 1937.

Eks pelatih Inter Roberto Mancini menjadi pemain yang tersering tampil di Coppa Italia dengan 72 pertandingan pada periode 1981-2001. Sementara untuk pencetak gol terbanyak masih dipegang oleh Alessandro Altobelli yang bermain di era 1970-an dan 1980-an. Ia mencetak 56 gol di Coppa Italia dengan bersama tiga klub berbeda, yakni Brescia, Inter dan Juventus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here