Sejarah Camp Nou, Stadion Terbesar di Spanyol

0
176
Foto Source: familyadventureproject

Sejarah markas Barcelona secara umum dapat dibagi menjadi tiga tahap utama. Pertama, sejak awal-awal berdirinya Barcelona belum memiliki markas permanen sehingga harus berpindah-pindah stadion sebagai markas utama. Kedua, klub akhirnya memutuskan untuk menjadikan kawasan Les Corts di Barcelona sebagai markas utama. Ketiga, pembangunan Camp Nou dimulai. Pembangunan tersebut mencerminkan ekspansi dan kemegahan klub secara global.

Sebelum Camp Nou berdiri, Barcelona sempat memakai lapangan di Les Corts sejak diresmikan pada tahun 1922. Seiring perjalanan waktu, lapangan tersebut terus direnovasi, terutama ditujukan untuk para pendukung Barcelona yang terus berkembang. Pasca Perang Saudara di Spanyol, jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menonton pertandingan sepakbola semakin meningkat, sehingga petinggi Barcelona memikirkan pengembangan stadion untuk menampung mereka.

Camp Nou 1957

Secara bertahap lapangan di Les Corts dikembangkan dengan memulai pembangunan kapasitas tribun pada tahun 1944. Barcelona kemudian melakukan ekspansi dari bagian selatan pada tahun 1946, dilanjutkan dengan ekspansi ke bagian utara pada tahun 1950. Akan tetapi petinggi Barcelona merasa tidak puas dengan renovasi demi renovasi tersebut sehingga yang dibutuhkan mereka adalah pembangunan stadion baru di Les Corts ini.

Keinginan membangun stadion baru tidak mudah karena Barcelona harus mendapat izin dari dewan kota. Tetapi kebutuhan membangun stadion baru cukup mendesak mengingat pada tahun 1947 sampai 1949 Barcelona menjuarai liga. Barcelona juga kedatangan salah satu pemain legendaris asal Hungaria Ladislau Kubala yang saat itu merupakan salah satu pemain bintang di Eropa. Sehingga petinggi secara bulat memutuskan untuk mulai membangun pada September 1950. Stadion yang dibangun kemudian berada di kawasan La Maternidad, sebuah kawasan yang tanahnya dibeli oleh Presiden Barcelona Agusti Montal Galobart pada tahun itu juga.

Akan tetapi konstruksi pembangunan stadion baru tidak bisa segera dimulai. Pasalnya masih ada gejolak di internal klub mengenai lokasi stadion dengan rencana tata ruang kota. Tahun 1953, Barcelona memiliki presiden baru, yakni Francesc Miro-Sans yang pro terhadap pembangunan stadion sesegera mungkin. Sehingga segera setelahnya Barcelona merampungkan rencana tersebut dengan diikuti peletakan batu pertama stadion yang menjadi cikal bakal Camp Nou saat ini. Peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 28 Maret 1954 di hadapan sekitar 60 ribu pendukung Barcelona. Peletakan itu turut direstui oleh Gubernur Felipe Acedo Colunga dan Uskup Agung Barcelona Gregorio Modrego.

Arsitek utama stadion baru ini adalah Francesc Mitjans Miro, sepupu Miro-Sans, dan Josep Soteras Mauri yang berkolaborasi dengan Lorenzo Garcia Barbon. Mereka menargetkan pembangunan stadion baru selesai dalam 18 bulan. Meski demikian konstruksi pembangunan stadion menelan biaya yang sangat mahal, sekitar 1,73 miliar Euro sehingga Barcelona terpaksa mencicil pembayaran hutangnya selama beberapa tahun setelah stadion baru akan selesai.

Stadion baru akhirnya bisa diresmikan pada tanggal 24 September 1957. Sebuah komisi khusus dibentuk untuk acara peresmian stadion baru ini. Salah satu rangkaian dalam peresmian itu adalah penciptaan lagu resmi stadion berjudul Azulgrana yang ditulis oleh penyair Josep de Sagarra. Uskup Agung Barcelona pun dipercayai menjadi salah satu yang ikut meresmikan stadion baru Barcelona ini. Meskipun pembangunan stadion belum sepenuhnya selesai, sebanyak 90 ribu penonton menyaksikan acara tersebut. Pertandingan simbolis dilakukan antara Barcelona dengan klub asal Warsawa, Polandia pada hari itu. Barcelona menang 4-2 di pertandingan tersebut, dengan Eulogio Martinez menjadi pencetak gol pertama di menit ke 11.

Stadion yang diberi nama Camp Nou, yang bermakna lapangan baru, tersebut awalnya berkapasitas 93.053. Sebenarnya para arsitek merencakan kapasitas stadion in mencapai 150 ribu. Ukuran lapangan mencapai 107×72 meter yang membuat stadion ini salah satu stadion terlebar di Eropa. Setelah pembangunan pertama berbagai renovasi untuk membuat stadion ini semakin modern dilakukan tahun-tahun berikutnya.

Tahun 1959, Camp Nou dilengkapi dengan pencahayaan yang dapat memenuhi seluruh stadion. Tahun 1976, Camp Nou dilengkapi dengan papan skor elektronik. Sementara pada tahun 1981, Camp Nou telah memiliki area VIP dan area pers di dalam stadion. Tahun 1982, kapasitas Camp Nou diperluas hingga menjadi 115.000 penonton. Camp Nou dipercaya menjadi lokasi pembukaan Piala Dunia pada tahun tersebut. Tahun 1984, klub merampungkan pembangunan museum yang juga berda di dalam stadion. Menjelang tahun 2000-an, Barcelona mengubah seluruh tribun dengan kursi tunggal (single seat) sehingga mengurangi kapasitas stadion menjadi 99 ribu.

Dengan kapasitasnya tersebut, Camp Nou menjadi stadion terbesar di Spanyol dan terbesar ketiga di dunia. Camp Nou juga pernah dipercaya menjadi tuan rumah final Liga Champions tahun 1989 dan 1999 dan Olimpiade tahun 1992.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here