Rivalitas Genoa-Sampdoria dalam Derby della Lanterna

0
450
Foto Source: nordicstadiums

Genoa adalah sebuah kota di barat laut Italia tempat dimana penjelajah dan penemu benua Amerika, Chritopher Columbus lahir. Ini adalah salah satu kota pelabuhan terpenting di Italia. Di salah satu sudut jalan di kota terdapat sebuah mercusuar yang menjadi ikon dan simbol kota ini. Dalam bahasa Italia, mercusuar ini disebut Lanterna. Derby della Lanterna pun menjadi istilah yang merujuk pada dua klub Serie A sekarang yang berasal dari kota ini: Genoa dan Sampdoria.

Genoa dikenal sebagai kota Inggris di Italia. Bendera dan lambang kota meniru lambang Inggris, St George Cross. Mulanya klub sepakbola Genoa dibentuk untuk merepresentasikan klub-klub orang Inggris yang ada di luar negeri. Kota Genoa pula yang pertama kali mengenalkan sepakbola pada Italia. Pengaruh Inggris juga terlihat dari Stadion Luigi Ferraris yang menjadi stadion di kota ini. Stadion yang juga disebut Marassi ini berbentuk segiempat, bukan lingkaran seperti kebanyakan stadion di Italia.

Genoa adalah klub sepakbola tertua di Italia, terbentuk pada 1893. Sebelum dominasi Inter Milan, Juventus dan AC Milan lahir, Genoa adalah klub tersukses di Italia. Genoa adalah klub yang unik, menjadi satu-satunya klub di Italia yang menjuarai liga pada tiga abad yang berbeda. Pertama, mereka meraih scudetto (sebutan untuk gelar juara Serie A) sebanyak 9 kali dan 1 gelar Coppa Italia antara tahun 1898 hingga 1937. Tetapi sejak Perang Dunia kedua, prestasi Genoa mengalami pasang surut. Genoa beberapa kali terdegradasi hingga Serie B dan bahkan pernah jatuh ke Serie C1.

Sampdoria lahir 53 tahun setelah Genoa. Meski demikian klub ini sesungguhnya hasil merger dari dua klub lokal yakni Sampierdarenese dan Andrea Doria. Nama klub ini juga adalah gabungan dari nama dua klub tersebut. Klub berjuluk I Blucerchiati ini menikmatik kesuksesannya antara pertengahan tahun 1980an hingga pertengahan 1990an. Di periode tersebut, Sampdoria meraih gelar Seria A pertama dan satu-satunya hingga kini, pada musim 1990-1991. Pada periode tersebut, Sampdoria juga meraih 4 gelar Coppa Italia, 1 Supercoppa Italia dan 1 Piala Winners.

Sampdoria memiliki warna seragam biru tua dengan lingkaran hitam, putih dan merah. Ini adalah perpaduan dari warna dua klub yang bergabung membentuk Sampdoria. Oleh karena itu klub ini dijuluki Blucerchiati, bahasa Italia untuk biru dan terkelilingi (encircled). Sementara Genoa memiliki warna kebesaran merah dan biru, merujuk pada warna asli Anglo, asal klub ini. Oleh kare itu Genoa dijuluki Rossoblu, bahasa Italia yang berarti merah dan biru.

Seperti rivalitas-rivalitas dalam derby lainnya, perseteruan antara pendukung Genoa dengan Sampdoria juga sering terjadi. Tahun 1992, pendukung Genoa yang menghuni Curva Nord (tribun utara) di Stadion Luigi Ferraris membuat banner bertuliskan “Kami adalah Genoa”. Hal ini adalah bentuk pesan dari pendukung Genoa bahwa mereka adalah pemilik kota yang sah. Hal ini mengacu pada sejarah Genoa yang lebih panjang dan Stadion Luigi Ferraris juga sebenarnya adalah milik Genoa.

Jurnalis Italia Marco Liguori menyebut para pendukung Genoa atau sering disebut Gradinata Nord of the Marassi sebagai pendukung terbaik di Italia. Adapun Marcello Lippi, mantan pelatih Juventus yang juga pernah bermain sebagai gelandang Sampdoria, menyebut bahwa Derby della Lanterna di Stadion Luigi Ferraris adalah pertandingan yang paling spesial di Italia.

Derby pertama dimenangkan oleh Sampdoria pada tahun 1946 dengan skor 3-0. Gol tendangan jarak jauh Giuseppe Baldini menjadi salah satu gol ikonik pada pertandingan tersebut yang menjadi awal rivalitas panjang kedua klub. Dua tahun kemudian para pendukung Sampdoria juga berbangga atas saudara tuanya tersebut setelah mengalahkan Genoa dengan skor telak 5-1.

Para pendukung Genoa juga punya momen membanggakan. Pada musim 2008-2009, striker Genoa Diego Milito mencetak hattrick dan mengakhiri enam pertandingan tanpa kemenangan sebelumnya yang dialami oleh Genoa. Di tahun 2011 pendukung Genoa juga pernah membentangkan banner bertuliskan “Genoa tidak membutuhkan kamu Sampdoria, tinggalkan kota Genoa sekarang”.

Demikianlah perseteruan antara dua klub asal kota pelabuhan Genoa ini. Sebagai klub yang lebih tua, Genoa boleh lebih bangga dengan total 16 trofi yang pernah mereka raih. Sementara Sampdoria baru 9.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here