Regista, Peran Vital dalam Sepakbola Modern

0
3079
Foto Source: i0

Posisi gelandang adalah posisi terpenting dalam sebuah kesebelasan sepakbola. Para gelandang bekerja menghubungkan pertahanan yang menjaga agar gawang tidak kebobolan dan para penyerang yang bertugas untuk mencetak gol ke gawang lawan. Di antara berbagai peran gelandang, regista adalah peran yang dianggap paling vital dalam sepakbola modern.

Regista berasal dari bahasa Italia yang berarti sutradara atau direktur. Ini berarti peran regista adalah sebagai pemain yang mendikte permainan tim secara keseluruhan. Pemain di posisi ini bukan pemain yang menyisir dan menjelajah seluruh sudut lapangan tetapi perannya begitu penting sebagai penentu pertama serangan tim. Istilah lain untuk menyebut regista adalah deep lying playmaker.

Peran regista pertama kali terkenal saat Rafael Benitez menempatkan Xabi Alonso sebagai gelandang bertahan Liverpool pada tahun 2005. Ketika itu Xabi berhasil menjadi orkestra bagi serangan-serangan Liverpool sehingga pada babak final Liga Champions 2005, Liverpool berhasil membalikkan kedudukan 3-3 dari AC Milan. Dua tahun berikutnya, Ancelotti menempatkan Andrea Pirlo sebagai regista dan berhasil mengalahkan Liverpool di final Liga Champions dengan skor 2-1.

Pentingnya peran regista juga diperlihatkan Pirlo ketika Italia menjuarai Piala Dunia 2006 dan oleh Xavi Hernandez ketika membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 2009 dan 2011. Xavi juga menjadi faktor kunci bagi Spanyol ketika menjuarai Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010. Demikian pula tim juara Liga Champions tahun 2008 dan 2012 yakni Manchester United dan Chelsea juga mengandalkan peran regista sebagai pusat serangan, yakni pada Paul Scholes dan Frank Lampard.

Tetapi, contoh sempurna dari regista adalah Pirlo. Pada saat Pirlo bermain bersama Italia mengalahkan Jerman di semifinal Piala Eropa 2012, Pirlo menghasilkan 61 umpan sukses dari 66 umpan yang dilepaskannya di sepanjang pertandingan. Tingkat kesuksesan yang mencapai 92,42% tersebut membuat Italia berhasil mengontrol dan memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Sayangnya, di final Italia dibantai 0-4 oleh Spanyol yang juga mengandalkan regista.

Adalah Carlo Ancelotti yang mentransformasi posisi Pirlo dari awalnya gelandang serang menjadi regista saat melatih AC Milan. Ancelotti pernah mengungkapkan bahwa, “Pirlo adalah satu dari sedikit pemain yang kamu tidak perlu instruksikan apa-apa, ia mengerti semuanya, apa yang harus dilakukan. Bagi saya ia adalah gelandang terbaik di dunia”. Pujian tersebut bukan mengada-ngada. Keberadaan Pirlo kemudian menginspirasi banyak pelatih untuk menggunakan seorang regista dalam formasinya. Seorang regista menjadi pusat umpan bagi seluruh pemain ketika membangun serangan. Sehingga seorang regista harus menjadi pemain yang jago dalam mengontrol penguasaan bola. Oleh karena itu, kriteria utama bagi seorang regista adalah inteligensia pemain tersebut.

Inteligensia yang sangat baik, membuat Pirlo memiliki visi bermain yang sangat baik pula. Pirlo adalah bukti bahwa seorang regista tidak perlu memiliki otot yang kuat maupun teknik yang tinggi, tetapi cukup cerdas dalam membaca maupun mengontrol permainan. Pirlo pernah menulis dalam biografinya dengan menyebut istilah ‘saya berpikir, maka saya bermain bola’.

Tetapi belakangan, ada satu pemain lain yang memerankan posisi regista dengan sangat baik, ialah gelandang Barcelona Sergio Busquets. Menurut Alex Stewart, Busquets bahkan bisa menjadi regista baik dalam formasi 4-3-3 ketika ia menjadi pusat gelandang, maupun 4-2-3-1 atau 4-4-2 ketika ia menjadi bagian dari double pivot. Busquets adalah contoh regista yang posisi alami awalnya adalah seorang gelandang bertahan. Sementara Pirlo berposisi gelandang serang pada mulanya.

Kelebihan Busquets, menurut Stewart, adalah ia bisa bermain cepat untuk memulai serangan ketika baru menerima bola. Sementara regista biasa seperti Pirlo membutuhkan waktu untuk melihat ruang kosong untuk menentukan arah serangan. Busquets bisa mengendalikan lapangan tengah melalui penguasaan bola sebelum memutuskan untuk melakukan serangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here