Rangnick Akui Man United Dipermalukan Habis Liverpool

0
137
Dipermalukan Liverpool

Bolaterus.com – Ralf Rangnick mengakui bahwa Manchester United dipermalukan oleh rivalnya yakni Liverpool, sekali lagi ketika manajer itu mengakui bahwa klub perlu memulai pembangunan kembali dengan sepuluh pemain baru.

Man United dipermalukan oleh Liverpool pada Selasa malam (19/04), menindaklanjuti kekalahan 5-0 dari The Reds di Old Trafford awal musim ini, dengan kekalahan 4-0 di Anfield.

Dengan kekalahan itu, harapan United untuk empat besar terus meredup, dan Rangnick mengakui bahwa timnya memiliki banyak alasan untuk merasa malu setelah mendapat pelajaran lain dari klub papan atas.

“Ini memalukan, mengecewakan, bahkan mungkin dipermalukan,” kata Rangnick kepada BBC Match of the Day.

“Kami harus menerima, mereka enam tahun di depan kami sekarang. Ketika Jurgen Klopp datang, mereka melakukan perubahan di klub dan mengangkat tidak hanya tim, tetapi klub dan kota ke level yang baru.

“Itulah yang perlu terjadi dengan kami di jendela transfer berikutnya.”

Ditanya apa yang dibutuhkan United untuk mulai memperkecil jarak dengan Liverpool dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Rangnick menjawab: “Jika Anda menganalisa situasinya, itu tidak sulit… bagi saya, jelas akan ada enam, tujuh, delapan, mungkin 10 pemain baru. Dan sebelum Anda merekrut pemain-pemain itu, Anda harus menyadari bagaimana Anda ingin bermain.”

Dipermalukan Liverpool

Skuat Rangnick memulai pertandingan dengan sistem tiga bek, Phil Jones dimainkan untuk kedua kalinya dalam dua tahun.

Ini menjadi bumerang, karena Liverpool unggul satu gol dalam waktu lima menit sebelum merajalela selama sisa babak pertama.

Rangnick mengubah keadaan saat jeda, memasukkan Jadon Sancho menggantikan Jones untuk menambahkan opsi menyerang, tetapi dia mengakui bahwa formasi tidak terlalu penting dalam pertandingan di mana Manchester United benar-benar kalah.

“Saya tidak berpikir formasi yang berbeda di awal akan mengubah apa pun,” kata Rangnick. “Gol pertama kami kebobolan, itu bukan bagian dari rencana permainan untuk bermain setinggi itu dan kebobolan dari serangan balik setelah lima menit. Itu mengubah permainan.”