Piala Dunia-Dari 13 Negara Menjadi 200 Negara

0
557
Foto Source: fifamuseum

Piala Dunia merupakan salah satu kompetisi olah raga paling prestisius di dunia. Diadakan pertama kali pada tahun 1930 di Uruguay, kini sudah ada 20 edisi piala dunia lain yang sudah diselenggarakan di seluruh sudut dunia. Tiap edisi memiliki kompleksitas dan sejarah masing-masing. Ketika pertama kali digelar di Uruguay hanya ada 13 negara yang berpartisipasi. Saat ini, ada 200an lebih negara yang berkompetisi di babak kualifikasi untuk memperebutkan 32 slot di fase grup Piala Dunia.

Pertama kali digelar di Uruguay, hanya ada empat negara dari Eropa yang berpartisipasi. Pasalnya, negara-negara di Eropa kesulitan untuk menjangkau Amerika Selatan. Pada akhirnya, edisi pertama Piala Dunia ini dimenangkan oleh tuan rumah Uruguay setelah mengalahkan Argentina 4-2. Seluruh pertandingan di edisi pertama ini dilaksanakan di ibukota Montevideo.

Argentina vs Uruguay 1930

Edisi kedua tahun 1934 yang diadakan di Italia memakai format kualifikasi terlebih dahulu. Ada 32 tim yang ikut serta untuk mendapatkan 16 slot di putaran final yang akan berlaga di Italia selaku tuan rumah. Seluruh fase dilaksanakan dengan sistem gugur. Kali ini, tuan rumah kembali menjadi juara. Edisi ketiga tahun 1938 dilaksanakan di Perancis di tengah kecamuk Perang Dunia. Pada edisi ini, Indonesia berpartisipasi dengan nama Dutch East Indies. Italia berhasil mempertahankan juaranya. Pasca edisi ini, trofi Piala Dunia terpaksa disimpan oleh pengurus FIFA di Italia, Ottorino Barassi di kotak sepatu bawah tempat tidurnya.

Italy 1938

Kondisi perang memaksa Piala Dunia berikutnya digelar tahun 1950 di Brazil. Dua edisi tahun 1942 dan 1946 dibatalkan. Akibat perang, Jepang dan Jerman tidak diizinkan berpartisipasi. Di final, tuan rumah Brazil dikalahkan Uruguay di momen yang kelak disebut sebagai Maracanazo. Edisi berikutnya pada 1954 di Swiss, dimenangkan oleh Jerman Barat meskipun tanpa memiliki kompetisi liga profesional. Edisi tahun 1958 ditandai dengan kemunculan Pele dari Brazil yang menjadi juara untuk pertama kali. Gelar ini mengawali lima juara dunia yang akan diraih Brazil pada edisi-edisi berikutnya.

Brazil mempertahankan gelar dunianya pada edisi 1962 di Cile. Edisi tersebut diwarnai oleh gempa bumi yang melanda Valdivia tahun 1960 sehingga merusak sejumlah stadion. Edisi tahun 1966 diwarnai dengan hilangnya trofi Piala Dunia Jules Rimet, meski akhirnya ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles. Pada edisi ini tuan rumah kembali menjadi juara, yakni Inggris. Edisi 1970 yang diadakan di Meksiko dimenangkan oleh Brazil untuk ketiga kalinya sehingga berhak menyimpan trofi Jules Rimet. Akan tetapi tahun 1983 trofi tersebut hilang saat dipajang di Rio de Janeiro.

England 1966

Setelah edisi tahun 1974 diadakan dan dimenangkan oleh Jerman Barat, edisi 1978 diadakan dan dimenangkan oleh Argentina yang dipimpin rezim diktator militer. Edisi 1982 di Spanyol diikuti oleh 24 negara, setelah sebelumnya diikuti 16 negara. Edisi kali ini dimenangkan oleh Italia untuk ketiga kalinya. Edisi 1986 kembali diadakan di Meksiko karena Kolombia yang seharusnya menjadi tuan rumah kesulitan secara finansial. Argentina meraih gelar juara dunia pertamanya pada edisi ini. Salah satu hal unik dari edisi ini adalah diperkenalkannya ‘Mexican wave’ yang masih dilakukan oleh suporter di dalam stadion hingga kini.

Edisi 1990 yang diadakan di Italia dimenangkan oleh Jerman setelah mengalahkan Argentina di final. Edisi berikutnya tahun 1994 di Amerika Serikat diwarnai dengan babak final yang harus diadakan dengan adu penalti untuk pertama kalinya di Piala Dunia, di mana Brazil mengalahkan Italia. Piala Dunia ini juga ditandai dengan penembakan terhadap bek Kolombia Andres Escobar setelah ia mencatak gol bunuh diri. Piala Dunia edisi 1998 di Perancis kembali dijuarai oleh tuan rumah. Edisi ini juga memperbanyak kontestan menjadi 32, yang hingga kini masih digunakan.

Germany 1974

Edisi 2002 juga menjadi bersejarah setelah untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di Asia dan menggunakan dua negara sebagai tuan rumah. Pada edisi ini Brazil meraih gelar kelimanya sekaligus yang terbanyak hingga saat ini. Edisi 2006 yang diadakan di Jerman, dijuarai oleh Italia melalui adu penalti. Babak final edisi kali ini diwarnai oleh ‘tandukan’ kapten Perancis Zinedine Zidane terhadap bek Italia Marco Materazzi. Edisi 2010 kembali bersejarah setelah Afrika Selatan diputuskan menjadi tuan rumah, yang pertama kali untuk negara Afrika. Edisi kali ini dijuarai oleh Spanyol untuk pertama kalinya. Terompet tradisional Afrika Selatan, vuvuzela mewarnai edisi kali ini karena menyebabkan pertandingan sangat berisik.

Edisi 2014 yang digelar di Brazil mendapatkan rekor dalam jumlah kontestan terbanyak di babak kualifikasi, yakni 207 negara. Jerman berhasil menjadi juara edisi kali ini sekaligus menjadi negara Eropa pertama yang berhasil juara ketika Piala Dunia diadakan di benua Amerika. Sementara edisi terakhir yang diadakan pada 2018 di Rusia kembali dimenangkan oleh kontestan Eropa, kali ini Perancis.

Dari 21 edisi Piala Dunia, Brazil merupakan satu-satunya negara yang terus berpartisipasi. Negara berjuluk Samba tersebut juga yang paling banyak mengoleksi gelar juara sebanyak lima kali. Tetapi, Jerman (bersama dengan Jerman Barat) merupakan negara yang paling sering mencapai babak final, yakni 8 kali. Secara keseluruhan hanya delapan negara yang pernah menjuarai Piala Dunia, yakni Brazil, Jerman, Italia, Argentina, Perancis, Uruguay, Inggris dan Spanyol. Sementara ada 5 negara lain yang pernah mencapai babak final, yakni Belanda, Cekoslovakia, Hungaria, Swedia, dan Kroasia. Piala Dunia dipastikan akan terus melahirkan sejarah-sejarah baru di tiap edisinya. Pada tahun 2002, Qatar akan menjadi negara Asia pertama yang menjadi tuan rumah tunggal di Piala Dunia. Sementara tahun 2026 akan ditandai dengan trio tuan rumah pertama, yakni Kanada, Meskiko dan Amerika Serikat, sekaligus diikuti peningkatan peserta menjadi 48.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here