Peraturan Sepak Bola (Part 2)

0
6993
Foto Source: asumsi

Setelah artikel sebelumnya membahas peraturan sepakbola, di mana hal ini diperbaharui setiap tahun oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB). Berikut ini adalah lanjutannya:

3. Pemain Sepak Bola

Dalam peraturan permainan sepak bola, sebenarnya kita sudah tahu bahwa sepak bola dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing tim beranggotakan 11 orang. Dan pastinya, salah satu dari 11 orang tersebut menjadi seorang keeper atau penjaga gawang.

Jika sebuah tim tidak dapat menurunkan setidaknya tujuh pemain pada waktu pertandingan, permainan akan hangus. Tim dengan tim kurang dari 11 sering dapat terlihat di liga pemuda di mana tim yang lebih kecil digunakan sebagai alat pengembangan. 

Pertandingan yang mendapat sanksi FIFA umumnya terbatas pada tiga pergantian pemain, dengan pengecualian pertandingan persahabatan. 

Kebanyakan liga pemain muda memungkinkan jumlah pemain pengganti yang tidak terbatas, yang juga harus didaftar pada kartu permainan sebelum permulaan pertandingan, jika tidak, para pemain itu tidak memenuhi syarat. Substitusi hanya dapat masuk di garis tengah, atas persetujuan wasit, dan setelah pemain dikeluarkan, meninggalkan lapangan.

4. Aksesoris Pemain

Dalam permainan sepak bola, biasanya para pemain menggunakan atribut atau aksesoris. Atribut dalam permainan sepak bola ini tidak terlalu banyak dibanging cabang olahraga lainnya.

Semua pemain diwajibkan mengenakan jersey, celana pendek, pelindung tulang kering, kaus kaki, dan cleat. Kaus kaki harus menutupi sepenuhnya pelindung tulang kering. Jika wasit menganggap peralatan pemain tidak memuaskan, pemain dapat diusir keluar sampai masalah teratasi.

5. Wasit

Dalam setiap permainan yang terdiri dari 2 tim yang saling berhadapan, tentu diperlukan seorang pengadil atau wasit.

Dalam permainan sepak bola,  wasit adalah orang yang memegang penuh keputusan dari jalannya permainan. Tugas-tugas dari wasit beberapanya:

  • Mengendalikan jalannya pertandingan dengan dibantu oleh asisten wasit.
  • Memastikan bahwa bola yang dipakai sudah sesuai dengan yang tertulis di aturan nomor 2.
  • Memastikan bahwa semua pemain dari kedua tim sudah sesuai dengan aturan nomor 3 dan 4.
  • Mengatur waktu dan sebagai pencatat semua proses pertandingan.
  • Menunda, menghentikan, atau mengakhiri pertandingan untuk kebijakan dari setiap pelanggaran yang dilakukan pemain terhadap peraturan permainan sepak bola yang berlaku.
  • Menunda, menghentikan, atau mengakhiri pertandingan jika ada gangguan dari pihak luar.
  • Menghentikan permainan jika ada pemain yang mengalami cedera yang parah atau harus dibawa ke luar lapangan. (Pemain yang sudah keluar dari lapangan akibat cedera, harus meminta izin kepada wasit jika ingin kembali masuk ke dalam permainan).
  • Dll.

6. Asisten Wasit

Seorang wasit tentu tidak cukup untuk memantau total 22 orang pemain dari kedua tim.

Untuk itu, pastinya diperlukan orang yang membantunya. Itulah asisten wasit. Dalam menjalankan tugasnya, seorang wasit dibantu oleh 2 orang asisten wasit.

Asisten wasit terutama bertanggung jawab untuk membantu wasit dalam melakukan tugasnya – ini termasuk memberi isyarat dengan bendera saat bola dimainkan, ketika pemain dilanggar, atau ketika pemain berada dalam posisi offside.

7. Durasi Pertandingan

Dalam satu pertandingan, terdiri dari 2 babak yang setiap babaknya dibagi menjadi 45 menit per babak. Durasi jeda antara babak satu dan babak dua tidak lebih dari 15 menit.

Pada kasus dimana terdapat pemain yang mengalami cedera dalam permainan, atau  terjadi pergantian pemain, durasi permainan bisa ditambah.

8. Kick Off 

Kick-off umumnya ditentukan oleh lemparan koin, di mana tim yang menang dapat memilih untuk memulai dengan bola atau memilih tujuan mana yang ingin mereka serang. Tim yang kalah kemudian diberikan pilihan apa pun yang tidak dipilih oleh pemenang untuk diambil. Kick-off terjadi pada awal setiap babak, dan setelah setiap gol dicetak, dan diambil di tengah garis tengah. Jika tim mencetak gol, tim lawan diberikan kick-off untuk memulai kembali pertandingan.

9. Bola Masuk dan Keluar 

Bola keluar dari permainan ketika sepenuhnya melewati garis gawang atau garis sentuh. Ini juga keluar dari permainan jika wasit berhenti bermain karena alasan apa pun. Jika, karena alasan apa pun, bola menyerang bingkai gawang atau wasit dan tetap berada di dalam gawang dan menyentuh garis, itu masih dalam permainan. 

Out ball terjadi saat bola terbang atau menggelinding melewati garis lapangan atau garis gawang. Bola juga dianggap out ketika dengan alasan tertentu (misalnya ada pemain yang cedera) permainan dihentikan wasit.

10. Peraturan Gol

Dalam permainan sepak bola, gol dianggap sah ketika bola masuk ke dalam gawang tanpa terjadi kondisi hands ball, offside, atau pelanggaran lainnya.

Gol dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang di antaranya adalah pinalti, tendangan bebas, bahkan sampai gol bunuh diri.

Intinya, semua gol adalah sah jika wasit menyatakan bahwa gol tersebut sah.

11. Posisi Offside

Dalam peraturan permainan sepak bola, offside adalah kondisi yang terjadi jika posisi pemain berada di area lawan ketika bola sedang menuju dirinya, dan tidak ada pemain lawan setelahnya selain kiper.

Pelanggaran offside ditandai dengan diangkatnya bendera oleh linesman atau asisten wasit.

Kejadian offside ini, kadangkala dapat menjadi sumber kontroversi antara pemain dan wasit. Karena terkadang wasit juga bisa salah dalam menentukan kondisi offside ini.

Offside ini tidak dikenakan kepada pemain jika bola yang dioper atau diumpan kepadanya diberikan ketika di belakangnya masih ada seorang pemain belakang atau bek.

Untuk peraturan sepak bola selanjutnya bisa baca disini yah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here