Main Sebagai Bek, Hanif Mencoba Tetap Profesional

0
939
Hanif Bek

Hanif Sjahbandi mengaku tidak memiliki masalah dengan keputusan pelatih Arema FC, Milomir Seslija yang menempatkannya sebagai bek tengah meski peran aslinya adalah seorang gelandang.

Hanif bermain sebagai bek tengah ketika Arema FC menelan kekalahan 3-0 dari Barito Putera pada pertandingan terakhir mereka di Liga 1 2019.

Bagi Hanif, profesionalisme harus diutamakan dalam sepakbola sehingga dalam posisi apapun ia dimainkan oleh pelatih, sang pemain siap untuk bermain pada posisi itu dengan usaha terbaiknya.

“Saya jujur tidak ada masalah. Saya akan berusaha dan belajar untuk lebih baik lagi. Diluar itu saya akan profesional sebagai pemain,” kata Hanif dikutip dari situs resmi Liga Indonesia.

Hanif Bek

Keputusan Milo untuk memainkan Hanif sebagai bek tengah memang cukup beralasan karena kondisi tim yang tidak stabil dengan banyaknya pemain bertahan yang cedera.

Mengingat Hamka Hamzah dan Arthur Cunha tidak bisa bermain, Milo melihat Hanif sebagai opsi terbaik untuk bermain sebagai bek tengah karena kualitas tim utama Arema FC dan pemain pelapis yang masih jauh dari kata sempurna.

Setelah menyaksikan Hanif bermain sebagai bek tengah, Milo tidak sungkan untuk memberikan pujian kepada pemain muda itu. Menurut Milo, Hanif memiliki modal yang cukup besar untuk menjadi pemain besar karena sikapnya yang sangat profesional.

“Untuk Hanif menunjukkan profesionalitas yang luar biasa. Dia mau diplot sebagai center back. Seorang Messi pun akan berpikir dua kali ketika diplot menjadi bek,” kata Milo.

Arema FC mengakhiri musim di posisi ke-9 dengan raihan 46 poin, hasil mengecewakan ini jauh dari target manajemen Arema FC yang mengincar posisi runner-up. Pencapaian yang juga membuat Milo tidak diperpanjang kontraknya bersama tim asal Jawa Timur itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here