Lima Pemain ‘Terlupakan’ yang Pernah Membela Ajax

    0
    1734

    Ajax sudah lama dipandang sebagai pabrik talenta muda, namun dari sekian banyak talenta yang dimiliki Ajax, terdapat juga beberapa pemain yang ‘terlupakan’.

    Skuat asuhan Erik ten Hag berhasil mencuri hati para penikmat sepak bola seluruh Eropa dengan permainan sepak bolanya yang pantang gemetar, hingga berhasil menyingkirkan Real Madrid dan Juventus, hampir pula menaklukan Tottenham Hotspur di babak empat besar.

    Para pemain seperti Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt menjadi buah bibir hingga Barcelona dan Juventus kepincut untuk merekrutnya. Meskipun mereka tidak lagi mengenakan seragam merah putih, namun masih banyak pemain muda yang kini menjadi andalan utama Ajax.

    Di bawah ini adalah daftar pemain yang mungkin telah Anda lupakan bahwa mereka pernah menghabiskan kariernya di Ajax. Beberapa di antaranya meninggalkan Amsterdam untuk meraih kesuksesan namun beberapa lainnya tenggelam.

    1. Steven Pienaar

    Gambar terkait

    Pienaar lebih dikenal karena kerja samanya dengan Leighton Baines di sayap kiri Everton, demikian pula dengan karier singkatnya di Spurs, namun kebanyakan dari kalian mungkin lupa atau bahkan tidak tahu bahwa ia memulai kariernya di Ajax.

    Setelah menghabiskan dua musim di klub asal Afrika Selatan, Ajax Cape Town, Pienaar mendarat di Belanda dan memegang peranan penting untuk Ajax selama tahun 2001 hingga 2006, menghabiskan dua titel Eredivisie, satu Piala KNVB dan mencapai perempat final Liga Champions satu kali.

    Sang pemain tim nasional Afrika Selatan ini juga bekerja sama dengan beberapa nama besar sepak bola, seperti Zlatan Ibrahimovic, Rafael van der Vaart dan Wesley Sneijder, sebelum hengkang ke Borussia Dortmund pada tahun 2006.

    2. Filipe Luis

    Hasil gambar untuk filipe luis ajax

    Andalan Atletico Madrid, gagal di Chelsea, juara di tim nasional Brasil. Hanya sedikit yang mengetahui bahwa dia pernah singgah di Belanda selama setahun, yaitu pada musim 2004/2005 silam. Hal itu tidaklah mengejutkan karena memang dia tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama untuk satu kali kesempatan pun.

    Luis memang pernah berterima kasih kepada Ajax karena membantunya untuk menjadi lebih dewasa dan mengembangkan pemahaman taktikalnya, selagi dia pernah mengindikasikan untuk kembali suatu hari nanti dengan berkata: “Kenyataannya adalah mereka berjudi dan saya bahkan tidak bermain.”

    3. Arkadiusz Milik

    Hasil gambar untuk arkadiusz milik ajax

    Mengingat betapa dikenalnya dia di Serie A, itu cukup mudah untuk melupakan karier Milik selama dua musim di ibu kota Belanda sebelum menuju ke Napoli. Mungkinkah karena dia tak pernah berhasil meraih trofi penting? Bisa jadi.

    Pada level individual, sang striker tim nasional Polandia merupakan seorang mesin gol, dengan berhasil melahirkan 23 gol dari 33 pertandingan ppada musim pertamanya setelah dipinjamkan dari Bayer Leverkusen, dan kemudian menyarangkan 24 gol dari 42 pertandingan pada musim keduanya.

    Ajax mempermanenkan Milik hanya seharga 2,8 juta euro, namun mereka mendapatkan keuntungan besar setelah Napoli menebusnya senilai 35 juta euro pada musim panas tahun 2016 lalu.

    4. Christian Chivu

    Hasil gambar untuk cristian chivu ajax

    Seorang defender Ajax yang juga seorang spesialis tendangan bebas? Bukan, bukan Ronald Koeman, itu merupakan Christian Chivu, yang lebih terkenal selama berkarier di Italia bersama Roma dan Inter Milan.

    Sebelum pindah ke Italia, termasuk menjadi bagian dalam skuat heroik Inter untuk menjuarai Liga Champions pada tahun 2010, Chivu bermain bersama Sneijder, Ibrahimovic dan Van der Vaart, menjadi kapten dari tim yang memenangkan gelar Eredivisie pada musim 2001/2002.

    Ironisnya, Chivu hanya mencetak satu gol pada musim itu, namun pada musim selain itu, dia biasa mencetak lima atau enam gol, berkat kejeniusannya dalam mengeksekusi bola mati.

    5. Bojan Krkic

    Hasil gambar untuk bojan krkic ajax

    Salah satu pemain muda yang bakatnya terbuang di sepak bola modern adalah Bojan Krkic. Pada September 2007, ia digadang-gadang sebagai calon bintang setelah memecahkan rekor pemain termuda Barcelona di La Liga yang sebelumnya dipegang oleh Lionel Messi. Sang penyerang tidak pernah benar-benar memenuhi potensi setelahnya, dengan bertualang ke Roma, AC Milan hingga Stoke City.

    Di antaranya, dia pernah dipinjamkan selama satu musim ke Ajax pada musim kompetisi 2013/2014, dengan berhasil mencetak lima gol dari 32 pertandingan. Meskki berhasil membantu klub menjuarai Eredivisie, namun itu tidak cukup membuktikan kepada klub untuk mempermanenkan statusnya.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here