Kolasinac Akui Ozil Sedang Tidak Bahagia di Arsenal

0
465

Mesut Ozil merasa sedikit tidak bahagia karena keadaan yang sedang dihadapinya di Arsenal pada saat ini, menurut rekan setimnya, Seac Kolasinac, namun mendapatkan dukungan untuk menjadi pengubah hasil segera setelah mengintegrasikan dirinya dalam rencana Unai Emery.

Nama Ozil tidak pernah jauh dari headline selama beberapa tahun terakhir, setelah pertemuan dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pernah menyulut kontroversi antara dirinya dengan media-media Jerman, yang juga mengakhiri pengabdian sang playmaker dengan tim nasional Jerman.

Di Arsenal, Ozil adalah andalan Arsene Wenger, jauh dibandingkan dengan Emery yang sering kali mengabaikannya dan bahkan mengutarakan bahwa para pemain muda dari klub lebih pantas untuk mendapatkan kesempatan bermain ketimbang mantan gelandang Real Madrid tersebut.

Pemain berusia 31 tahun ini telah meningkatkan intensitas dalam sesi latihan setelah berkali-kali tidak disertakan dalam skuat, dan Emery mengatakan bahwa ia mulai terbuka terhadapnya setelah penampilan yang cukup memuaskan dalam laga kontra Liverpool yang berkesudahan dengan skor 5-5 di Carabao Cup.

Hasil gambar untuk Ozil Kolasinac

Kolasinac mengakui bahwa Ozil sangat berhak karena tidak dipilih, namun merasa bahwa seseorang yang mengetahui betul kreativitasnya akan kembali kepada kondisi terbaiknya dalam waktu dekat dan membantu klub untuk mencapai tujuan-tujuan mereka.

“Mesut benar-benar seorang pemain yang termotivasi,” ucap Kolasinac kepada Premier League Productions.

“Dia sedikit tidak bahagia pada saat ini, namun Anda tidak akan pernah melihat itu dalam latihannya. Dia melakukan segala yang bisa dilakukannya. Dia melakukan sesi-sesi ekstra untuk memastikan bahwa dia berada pada level yang diperlukan.

“Mesut adalah Mesut. Dia memiliki banyak kualitas spesial. Sebagai contoh, tim lawan mungkin akan menempatkan dua orang pemain untuk menjaganya ketimbang satu, yang akan menciptakan lebih banyak celah bagi para pemain lain. Itulah yang membuatnya menjadi perbedaan nyata di lapangan dan dalam permainan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here