Jadi Pahlawan Arsenal, Arteta Puji Alexander Lacazette

0
161
Arteta Lacazette

Mikel Arteta memuji sikap Alexandre Lacazette setelah ia masuk bermain dari bangku cadangan untuk mencetak gol kemenangan Arsenal melawan West Ham.

Pemain internasional Prancis, Lacazette harus memulai laga dari bangku cadangan demi Eddie Nketiah, yang menjalani starter ketiganya di Liga Premier sejak kembali dari masa peminjaman singkat dengan Leeds United pada Januari.

Dengan pertandingan masih tanpa gol mendekati waktu satu jam, Arteta melihat ke Lacazette dan dia menggantikan Nketiah dengan mantan striker Lyon, yang akhirnya menyegel kemenangan untuk The Gunners di 12 menit sisa dari waktu normal.

Arteta menjelaskan keputusannya memainkan Nketiah yaitu berdasarkan pemain yang akan dihadapinya, tetapi dia terkesan dengan fokus dan konsentrasi Lacazette meskipun kemungkinan sang striker mengalami rasa frustrasi karena tidak bermain dari awal.

“Saya memiliki dua striker saat ini yang membuat hidup saya sulit, tetapi pada saat yang sama, itu sangat bagus,” kata Arteta kepada wartawan.

“Mereka sama-sama mencetak gol, mereka berdua dalam momen yang baik. Saya memutuskan untuk memainkan Eddie hari ini untuk tipe pemain bertahan yang mereka miliki dan rencana permainan yang kami miliki, tetapi kami mengetahui bahwa kami membutuhkan Laca (Lacazette) di saat-saat terakhir.

“Dia siap untuk melakukan itu. Saya langsung melihatnya begitu saya berbicara dengannya, memberinya instruksi.

“Dia waspada, fokus dan saya bisa melihat di wajahnya, dia benar-benar bertekad untuk keluar dan mencetak gol seperti yang dia lakukan.”

Arteta Lacazette

Pierre-Emerick Aubameyang memulai laga di sayap kiri sekali lagi, tetapi Arteta mengakui dia menggunakan sang kapten dan Gabriel Martinelli secara bersamaan karena tidak ada pilihan.

Ketika ditanya apakah dia melihat Aubameyang dan Martinelli sebagai penyerang tengah, Arteta mengatakan: “Ya, tetapi dengan keseimbangan skuat yang kami miliki saat ini, terutama untuk bermain di posisi sebelah kiri, kami tidak memiliki lima pemain karena kami menggunakan salah satu dari mereka untuk bermain sebagai bek kiri yang sebenarnya bukan bek kiri.

“Jadi, kami hanya berusaha beradaptasi dengan situasi yang kami miliki. Kami mencoba memasukkan pemain tim yang memiliki ancaman gol, yang bisa sukses untuk tim dan itu bagian dari mengelola pemain yang kami miliki.”