Daftar Pesepakbola yang Tewas di Lapangan Pertandingan

0
729
Foto Source: liveabout

Usia manusia adalah rahasia yang tidak seorang pun tahu kapan berakhirnya. Termasuk para pesepakbola profesional. Ada sejumlah kejadian yang menimpa para pesepakbola di lapangan hingga berujung datangnya maut. Berikut adalah beberapa kejadian tewasnya para pesepakbola saat tengah bermain dalam sebuah pertandingan ataupun pasca pertandingan.

  1. Marc Vivien Foe, Juni 2003

Gelandang Kamerun di diserang jantung saat tengah membela negaranya pada pertandingan semifinal Piala Konfederasi melawan Kolombia di Lyon. Pasca terjatuh di lapangan, mantan pemain Manchester City, West Ham United dan Olympique Lyon ini berusaha dipulihkan oleh petugas medis dengan membantu pernapasan untuk memberikan oksigen. Setelah 45 menit, Foe akhirnya meninggal di usianya yang baru 28 tahun. Kematian Foe lantas mendorong perubahan pada persiapan di sepakbola untuk mengantisipasi serangan jantung yang bisa menerpa pemain sewaktu-waktu.

  • Antonio Puerta, Agustus 2007

Puerta tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri saat bermain untuk klubnya Sevilla melawan Getafe di ajang La Liga. Tiga hari kemudian, Puerta tak terselamatkan karena ada kegagalan fungsi pada beberapa organ di tubuhnya. Kejadian tersebut hanya berjarak tiga bulan setelah Puerta membantu Sevilla menjuarai Piala UEFA. Sergio Ramos, mantan rekan Puerta di Sevilla, membuat tato di tubuhnya dan memakai kaos bergambar Puerta pada saat Spanyol memenangi Piala Dunia 2010 sebagai bentuk penghormatan. Padahal Puerta yang baru berusia 22 tahun itu digadang bakal menjadi salah satu bek sayap terbaik di Spanyol. Sejumlah klub besar seperti Arsenal, Manchester United dan Real Madrid saat itu berminat untuk memboyongnya.

  • Phil O’Donnell, Desember 2007

Kapten klub asal Skotlandia, Motherwell ini juga diserang jantung pada pertandingan di Liga Skotlandia saat timnya menang 5-3 atas Dundee United. O’Donnell terjatuh setelah digantikan pemain lain. Selama lima menit petugas medis sempat berusaha menolongnya sebelum diangkut dengan ambulans ke rumah sakit. Kematian O’Donnell memberi kesedihan mendalam bagi sepakbola Skotlandia dan beberapa pertandigan ditunda karena itu. Selain bersama Motherwell, O’Donnell juga pernah bermain untuk Glasgow Celtic dan klub Inggris Sheffield Wednesday.

  • Patrick Ekeng, Mei 2016

Pemain asal Kamerun yang bermain untuk klub Rumania Dinamo Bukarest ini terjatuh di lapangan saat klubnya bermain melawan FC Viitorul Constanra. Pemain berusia 26 tahun ini terjatuh hanya berjarak tujuh menit sejak ia masuk menjadi pemain pengganti. Pemain yang berposisi gelandang bertahan ini langsung dibawa ke rumah sakit tetapi dua jam kemudian ia meninggal. Bersama Kamerun, Ekeng sempat bermain dua kali di ajang Piala Afrika tahun 2015.

  • Bernardo Ribeiro, Mei 2016

Bernardo bermain untuk klub asal Brazil Friburguense. Bernardo yang berusia 26 tahun ini terjatuh di lapangan pada sebuah pertandingan persahabatan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit tetapi kemudian nyawanya tidak terselamatkan. Ia tewas karena serangan jantung.

  • Cheick Tiote, Juni 2017

Gelandang asal Pantai Gading yang berusia 30 tahun ini tiba-tiba terjatuh saat tengah melakukan latihan reguler bersama klubnya Beijing Enterprises. Rekan Tiote, Gervinho yang juga bermain untuk klub Cina Hebei, menunjukkan rasa dukanya dengan menyebut Tiote sebagai sebagai pejuang dan juara. Mantan pelatih Tiote di Newcastle United Alan Pardew juga mengungkapkan bahwa Tiote adalah pemain yang sangat baik di ruang ganti.

  • Bruno Boban, Maret 2018

Boban tewas pada usianya yang masih 25 tahu di lapangan beberapa saat setelah dadanya terkena bola ketika bermain bersama klubnya Marsonia melawan Slavonija Pozega. Boban adalah topskor bagi klubnya yang berada pada divisi tiga Liga Kroasia tersebut. Setelah terjatuh, dokter sempat berusaha selama 40 menit untuk menyelamatkan Boban sebelum ia akhirnya dinyatakan tewas. Kematian Boban lantas mendapat simpati dari Mario Mandzukic yang sangat berduka karena Boban adalah salah satu temannya di Kroasia.

  • Mohamed Savane, Februari 2019

Pemain muda berusia 15 tahun ini terjatuh dan kemudian tewas saat bermain untuk klubnya Cormontreuil, klub asal Perancis. Savane dinyatakan tewas karena serangan jantung. Kematian ini sangat mengagetkan karena usianya yang masih sangat muda. Sejumlah klub besar seperti PSG, Marseille dan Bordeuax mengungkapkan rasa belasungkawanya terhadap kejadian ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here