Bertahan Atau Tidak di Milan, Keputusan Akhir di Tangan Ibrahimovic

0
22
Ibrahimovic Keputusan

Zlatan Ibrahimovic adalah “fenomena” dan akan memiliki keputusan akhir tentang apakah akan memperpanjang masa tinggalnya di AC Milan, kata direktur olahraga klub, Ricky Massara.

Striker veteran Milan, Ibrahimovic kembali ke Rossoneri pada bursa transfer Januari dengan menandatangani kontrak hingga Juni dan opsi memperpanjang kontraknya hingga 12 bulan lagi.

Pemain asal Swedia bergabung kembali dengan tim Italia dalam status bebas agen setelah menghabiskan dua tahun dengan klub MLS yakni LA Galaxy, di mana ia mencetak 52 gol dalam 56 pertandingan MLS.

Ibrahimovic, yang memenangkan Serie A selama masa tugas pertamanya bersama Milan, telah mencetak tiga gol dalam enam pertandingan sejak bergabung kembali dan berada dalam starting line-up Milan dalam leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Juventus.

Massara memuji kualitas Ibrahimovic dan mengatakan pemain asal Swedia itu yang akan membuat keputusan akhir.

Ibrahimovic Keputusan

Berbicara kepada Rai Sport, Massara mengatakan: “Pada akhirnya akan terserah padanya, bagaimana perasaannya dan berapa lama dia ingin melanjutkannya.

“Dia benar-benar sebuah fenomena, dan kami sangat senang dengan penampilannya.”

Penyerang 38 tahun memiliki dampak besar pada tim, dan dalam prosesnya telah memecahkan rekor di lapangan.

Dia sebelumnya menghabiskan dua tahun di Milan, mencetak 56 gol dalam 85 penampilan dan memenangkan gelar Serie A pada 2011. Dan golnya pada starter pertamanya sejak kembali ke klub dalam kemenangan atas Cagliari pada Januari lalu, memastikan dia kini telah mencetak empat gol berbeda dalam satu dekade selama kariernya; tahun 1990-an, 2000-an, 2010-an, dan sekarang tahun 2020-an.

Gol di liga dan Coppa Italia mengikuti, sebelum ia menjadi pemain tercepat untuk mencapai 150 kemenangan di kompetisi papan atas Italia sejak menggunakan format tiga poin untuk era kemenangan dimulai pada kemenangan 3-2 melawan Udinese.

Sebuah assist untuk Ante Rebic dalam derby Milan baru-baru ini di San Siro diikuti oleh golnya sendiri tepat sebelum babak pertama berakhir, membuat ia menjadi pencetak gol Serie A tertua dalam sejarah pertandingan.