Banding Manchester City Akan Mulai Disidangkan Pengadilan Arbitrase Olahraga

0
82
City Banding

Banding Manchester City terhadap larangan tampil selama dua tahun dari sepak bola Eropa akan disidangkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 8-10 Juni.

Dalam sebuah pernyataan, UEFA mengatakan City “melebih-lebihkan pendapatan sponsornya dalam informasi yang disampaikan ke UEFA antara 2012 dan 2016”.

Klub itu juga dinyatakan bersalah karena “gagal bekerja sama dalam penyelidikan oleh CFCB” dan akan dilarang tampil dari kompetisi Eropa pada musim 2020/21 dan 2021/22.

Kepala eksekutif Manchester City, Ferran Soriano menggambarkan tuduhan itu sebagai “salah sasaran”, menambahkan bahwa klub “akan melakukan segala yang dapat dilakukan untuk membuktikannya” dalam proses banding yang mereka ajukan.

FFP diperkenalkan oleh UEFA pada awal musim 2011-12 sebagai upaya untuk mencegah klub bangkrut dan berada dalam situasi keuangan serius dengan pengeluaran berlebihan.

Semua klub yang bersaing dalam kompetisi UEFA diharapkan dapat beroperasi sesuai kemampuan mereka dan memenuhi target, sementara transaksi harus transparan.

City Banding

Awal bulan ini, Kevin De Bruyne mengakui akan mempertimbangkan masa depannya jika larangan tampil selama dua tahun di kompetisi Eropa yang diterima City tetap berlaku.

Tidak tampil selama dua tahun di Liga Champions merupakan sesuatu yang tidak bisa diterima De Bruyne.

“Klub telah memberi tahu kami bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan itu, dan mereka 100 persen yakin bahwa mereka berada di pihak yang benar,” kata De Bruyne kepada media Belgia, Het Laatste Nieuws.

“Saya memiliki kepercayaan pada klub saya: jika mereka mengatakan itu benar, maka saya percaya mereka. Kami akan menunggu dan melihat apa yang terjadi. Setelah ada keputusan akhir saya akan melihatnya.

“Dua tahun (tanpa sepakbola Liga Champions) akan terasa sangat panjang. Satu tahun adalah sesuatu yang saya bisa atasi.”