Athletic Bilbao, Ikon Identitas Politik dan Budaya Basque

0
150
Foto Source: elartedf

Catalan mungkin lebih dikenal sebagai provinsi yang kerap berupaya untuk memisahkan diri dari Spanyol. Di Catalan ada beberapa klub La Liga seperti Barcelona, Espanyol dan Girona. Padahal ada satu provinsi lagi, yakni Basque, yang punya sejarah panjang dengan upaya mirip Catalan yang ingin memisahkan diri dari Spanyol. Di Basque pun terdapat beberapa klub La Liga seperti Real Sociedad, Deportivo Alaves, dan Athletic Bilbao.

Klub yang terakhir ini adalah yang paling merepresentasikan Basque. Athletic hingga saat ini memiliki tradisi hanya menggunakan pemain-pemain asli etnis Basque. Uniknya, Athletic juga menjadi satu dari tiga klub di Spanyol yang belum pernah terdegradasi ke Liga Segunda, kasta kedua liga di Spanyol. Dua klub lain adalah Barcelona dan Real Madrid.

Dalam sejarahnya, Athletic dianggap sebagai klub yang dekat dengan pemberontakan. Tokoh ideologis asal Basque, Sabino Arana, adalah pendiri Partai Nasional Basque yang dikenal berjuang untuk memerdekakan Basque dari Spanyol. Karena kedekatan Athletic dengan Arana, klub ini tidak diberikan logo mahkota dan embel-embel nama Real di depan, sebagaimana terjadi di banyak klub Spanyol, seperti Real Madrid, Real Mallorca, Real Betis, Real Zaragoza, bahkan Real Sociedad yang tak lain adalah tetangga Athletic sendiri. Bahkan Athletic juga kerap diasosiasikan dengan kelompok teroris separatis Basque, Euskadi Ta Askatasuna (ETA), meskipun klub ini sebenarnya tidak mendukung mereka.

Kelahiran Athletic tak terlepas dari proses industrialisasi yang dialami Bizkaia, Basque di akhir abad ke-19. Saat itu sejumlah pemuda yang datang dari Inggris mulai mengajak para pemuda Basque bermain bola. Tahun 1889 tercatat ada pertandingan sepakbola para pelaut Inggris di Bilbao. Kemudian pada 1894 para pelaut yang bermain bola tersebut membentuk klub Gymnastic Society Zamaicos bersama pemuda setempat. Klub inilah yang menjadi cikal bakal Athletic. Karena para pelaut tersebut berasal dari kota Southampton, warna jersey Athletic pun mirip dengan warna jersey Southampton, garis merah-putih.

Selain Southampton, warna seragam Sunderland juga sama. Entah ada kaitan atau tidak, ketiga klub yang bermarkasi di kota pelabuhan ini menggunakan warna seragam yang sama: baju bergaris merah dan putih serta celana hitam. Tetapi sebenarnya, Athletic punya seragam berwarna biru sebelumnya. Dalam statuta klub yang disepakati 33 anggota pendiri. Pada tahun 1902, Athletic memenangkan trofi pertamanya, Piala Coronation Alfonso XIII di Madrid.

Athletic baru menggunakan seragam merah-putih pada 1910. Pada tahun 1912, klub ini memutuskan untuk hanya pemuda Basque yang berhak bermain untuk klub ini. Mereka pun mulai bermain di markas mereka, San Mames. Pada 1924, klub memberlakukan kartu keanggotaan untuk fansnya. Pada tahun 1928, Athletic mulai bermain secara profesional di La Liga. Saat itu ada 10 klub di Spanyol yang berpartisipasi. Klub ini sempat disegani di Spanyol tetapi perang saudara tahun 1930-1939 membuat klub ini sempat ‘hiatus’.

Yang menarik dari klub ini adalah mereka mempertahankan tradisi hanya menggunakan pemain Basque. Sistem ini dinamai cantera atau istilah di Inggris adalah homeground player. Ada semacam aturan tak tertulis bahwa Athletic hanya akan mengontrak pemain yang lahir atau berdarah Basque. Meski ada aturan itu, Athletic selalu punya stok pemain yang mampu bersaing dengan klub-klub Spanyol lainnya. Bahkan mereka terus bertahan di La Liga.

Meski demikian ada beberapa pemain yang tidak berkebangsaan Spanyol tetapi dikontrak Athletic. Tetapi tetap ada syarat bahwa salah satu orang tua sang pemain haruslah berdarah Basque. Pemain Perancis Manuel Anatol dan Bixente Lizarazu adalah pemain yang masuk kriteria ini. Bek Manchester City saat ini, Aymeric Laporte, juga merupakan pemain tim nasional Perancis. Pada 2015, Inaki Williams yang lahir di Basque, menciptakan sejarah klub dengan menjadi pemain kulit hitam pertama dalam 117 tahun sejarah Athletic. Williams sendiri memang memiliki orang tua asal Liberia.

Hingga kini Athletic telah mengumpulkan 8 gelar La Liga, 24 gelar Copa del Rey, dan 2 gelar Supercopa de Espana. Telmo Zarra saat ini menjadi top skor sepanjang sejarah klub dengan raihan 333 gol. Sementara Jose Angel Iribar adalah pemain tersering tampil berseragam Athletic dengan 614 penampilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here