Arteta Minta Pemain Arsenal Mampu Kontrol Emosi

0
47
Arteta

Pelatih kepala Arsenal, Mikel Arteta percaya para pemainnya harus lebih tenang dalam mengkontrol emosi mereka agar tidak merugikan tim.

The Gunners kalah dalam dua pertandingan pertama mereka di Liga Premier sejak restart, kalah telak di Manchester City sebelum kebobolan gol menit terakhir dalam kekalah 2-1 di Brighton pada hari Sabtu (20/06).

Arteta melihat para pemainnya bereaksi dengan marah setelah kiper Bernd Leno tampaknya menderita cedera lutut yang serius, mendarat pada posisi yang salah setelah berduel dengan striker Brighton, Neal Maupay.

Gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi bisa menghadapi sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah meletakkan tangannya di tenggorokan Maupay pada peluit akhir, dengan striker itu mengatakan Arsenal perlu “belajar kerendahan hati” setelah pertandingan.

Sementara Arteta tidak setuju dengan penilaian Maupay, dia mengakui bahwa menunjukkan pengendalian diri yang lebih baik dari pemainnya, mungkin memang diperlukan.

“Ketika kami menunjukkan frustrasi, kami harus menunjukkannya dengan cara yang benar,” katanya.

Arteta

“Saya belum melihat gambar (insiden Guendouzi) atau apa yang terjadi, tetapi kita akan membicarakannya jika itu masalahnya. Secara emosional, kita harus mengendalikan situasi jauh lebih baik.”

Arsenal unggul lebih awal melalui gol Nicolas Pepe, tetapi gagal mempertahankan keunggulan dan sekali lagi, menelan kekalahan.

“Saya pikir setiap pertandingan benar-benar berbeda,” jawab Arteta ketika ditanya apakah sulitnya mempertahankan keunggulan adalah masalah mental bagi para pemain.

“Ketika saya berbicara tentang berkompetisi, ada detail ketika Anda terus maju dan dari segi manajemen permainan, di mana kami harus meningkatkan banyak hal.

“Tapi kami adalah tim yang sangat muda, saya tidak ingin menggunakannya sebagai alasan karena ini masih pertandingan sepak bola dan tidak masalah pada usia berapa Anda berkompetisi, tetapi pada level ini Anda tidak dapat melakukannya.”