Arsenal Jadi Klub Terbaru yang Dukung Gerakan Black Lives Matter

0
156
Arsenal

Para pemain Arsenal mengenakan kaos Black Lives Matter dan berlutut, sebelum pertandingan persahabatan mereka melawan Brentford pada Rabu malam (10/06).

Atlet di seluruh dunia, termasuk pemain sepak bola Liga Premier yakni Raheem Sterling, dan Tyrone Mings telah bergabung untuk mendukung protes yang dipicu oleh kematian pria kulit hitam tak bersenjata George Floyd dalam tahanan polisi AS bulan lalu.

Foto-foto yang dibagikan oleh Arsenal di media sosial menunjukkan skuat Arsenal melakukan pemanasan dengan menggunakan kaos Black Lives Matter, yang membawa berbagai pesan untuk mendukung semua orang kulit hitam.

Bukayo Saka mengenakan kaos yang berbunyi: ‘Kulitku bukan kejahatan’, sementara Hector Bellerin yang difoto berlatih di sampingnya mengenakan kaos yang mengatakan: ‘Aku bukan hitam tapi aku berdiri dengan kamu’.

Kaos yang dikenakan oleh Kieran Tierney berbunyi: ‘Aku tidak bisa bernapas’. Yang menggambarkan pesan terakhir George Floyd ketika lehernya ditikam lutut polisi AS.

Arsenal

Manajer Arsenal, Mikel Arteta berlutut di samping timnya, dengan Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette dan Matteo Guendouzi di antara para pemain yang berada dalam foto-foto itu.

Sementara itu, bek Cyrtsal Palace, Patrick van Aanholt mengatakan dia “100 persen siap” untuk berlutut di pertandingan pertamanya di Liga Premier.

Bek asal Belanda ini mengatakan kepada Sky Sports bahwa ia telah “terluka” dan “kesal” oleh kematian Floyd di Minneapolis pada 25 Mei.

Van Aanholt telah begitu vokal dalam dukungannya untuk gerakan anti-rasis dan telah bertukar argumen di Twitter yang sedang berlangsung dengan seorang kepala media, Katie Hopkins.